TRIBUNNEWS.COM,PROBOLINGGO-Belakangan ini banyak bermunculan konten negatif (ujaran kebencian dan hoax) yang disebarkan melalui media sosial. Melalui facebook, twitter, instagram, sampai grup WhatsApp (WA) yang berisi isu-isu SARA terutama yang difitnahkan kepada Presiden Jokowi.

Terlebih momentum Pilkada serentak 2018 dan Pemilu 2019. Masyarakat, diharapkan untuk tidak mudah terprovokasi isu-isu SARA.

Hal ini dapat menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat yang berdampak pada persatuan dan kesatuan di Republik Indonesia. Hal ini dikatakan oleh anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Mukhamad Misbakhun

Selengkapnya

LEAVE A REPLY