78misbakhun1JAKARTA– Bank Indonesia (BI) ikut mengeluarkan paket kebijakan untuk menambah stimulus yang dikeluarkan pemerintah untuk mendorong perekonomian nasional. Namun 5 kebijakan yang diterbitkan bank sentral tersebut dinilai tak cukup efektif untuk mengatasi permasalahan saat ini.

“Kebijakan yang dikeluarkan oleh BI saya lihat tak ada langkah riil untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Itu sama sekali tak tersentuh,” kata Ekonom Purbaya Yudhi Sadewa kepada SH, Jumat (10/9).

Padahal, arus keluar modal saat ini menurutnya butuh ditangani dengan menumbuhkan kepercayaan pasar. Nah, kepercayaan pasar itu salah satunya bisa dilihat dari prospek pertumbuhan ekonomi suatu negara.

“Harusnya mereka (BI) bisa memberi kebijakan yang memacu pertumbuhan ekonomi. Justru yang terlihat adalah memeperketat transaksi. Mereka memberi kesan memperketat flow of capital,” tuturnya.

Senada, Aggota Komisi XI DPR RI Muhammad Misbakhun meragukan paket kebijakan ekonomi Bank Indonesia. Menurutnya, paket kebijakan yang diterbitkan BI kurang greget untuk memulihkan perekonomian Indonesia. Menurutnya, kebijakan ekonomi BI yang dikeluarkan September ini hanya bersifat normatif.

Selengkapnya

LEAVE A REPLY