19misbakhun_tiba_di_mabes_polri_663_382Inisiator Hak Angket Century, Mokhammad  Misbakhun, mengatakan dalam keterangan pers yang disampaikan setelah diperiksa KPK soal dugaan keterlibatannya dalam proses bailout Bank Century, Wapres Boediono membuat statement yang mengejutkan.

Yang dilakukan lakukan terhadap Bank Century bukanlah  sebuah langkah kebijakan bailout melainkan sebuah langkah kebijakan pengambilalihan.

“Dijelaskan oleh wapres, kalau bailout pemegang saham lama akan dilibatkan. Sementara dalam pengambilalihan pemegang saham tidak dilibatkan sama sekali dalam proses selanjutnya. Dan tindakan ini disebut oleh wapres Boediono sebagai tindakan dan perbuatan yang mulia,” kata Misbakhun dalam rilisnya, Senin (25/11/2013).

Misbakhun yang tak lain mantan terpidana kasus Letter of Credit (L/C) Fiktif Bank Century ini mengatakan ada dokumen surat pernyataan  yang ditanda tangani oleh Robert Tantular pada tanggal 21 November 2008.

Mantan Politisi PKS yang kini menjadi politisi Partai Golkar ini menilai, ada di dalam dokumen tersebut secara jelas menyebutkan bahwa Robert Tantular selaku direktur Utama PT. Century Mega Investindo. (PT. Century Mega Investindo adalah pemegang saham PT. Bank Century Tbk).

PT. Century Mega Investindo bersedia untuk ikut serta dalam penanganan yang dilakukan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) atas Bank Century Tbk dalam rangka melaksanakan UU No.24 tahun 2004 tentang LPS.

Untuk itu, pihak Robert Tantular bersedia menyetor tambahan modal sekurang-kurangnya sebesar 20% dari perkiraan biaya penanganan yang ditetapkan oleh LPS dalam jangka waktu 35 hari kalender sejak surat tanggal surat pernyataan ditanda tangani tanggal 21 November 2008.

Jelas, kata Misbakhun, Wapres Boediono telah berbohong kepada KPK dan kepada seluruh rakyat Indonesia.

Karena fakta dan dokumen yang ada, lanjut Misbakhun,  jelas menunjukkan pemegang saham lama dilibatkan dalam proses yang dikatakan sebagai “penyelamatan” langkah bailout  tersebut. Akan tetapi, Misbakhun mempertanyakan, kenapa kemudian dirubah menjadi pengambialihan?

“Apa motif kebohongan wapres tersebut? Menyelamatkan diri sendiri atau ada pihak yang ingin dilindungi oleh wapres dengan keterangan diluar fakta tersebut?” Misbakhun mempertanyakan.

LEAVE A REPLY