JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Anggota Pansus Hak Angket KPK Mukhammad Misbakhun mengatakan, dalam menjalankan fungsi penyelidikan, penyidikan dan penuntutan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sama sekali tidak berpedoman pada KUHAP dan mengabaikan prinsip-prinsip Hak Asasi Manusia (HAM) bagi para pihak yang menjalani pemeriksaan. Hal itu karena ditemukan ada berbagai praktik tekanan, ancaman bujukan dan janji-janji.

Pernyataan itu disampaikan dalam keterangan pers di ruang media center Parlemen, Jakarta, Senin (21/8/2017).

Dijelaskan, sejak efektif bekerja 4 Juli hingga pertengahan Agustus 2017 ini Pansus yang diketuai Agun Gunanjar telah melakukan serangkaian kegiatan diantaranya menerima pengaduan berbagai profesi, kunjungan ke Kejagung dan Polri serta Lapas Sukamiskin mendapatkan beberapa temuan.

Selengkapnya

LEAVE A REPLY