REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Mukhammad Misbakhun mengingatkan masyarakat untuk bersikap kritis oleh informasi hoaks dan ujaran kebencian. Masyarakat juga diminta tidak mudah terprovokasi.

“Informasi hoaks dan ujaran kebencian itu tidak ada faktanya dan dapat disebut fitnah. Hal ini dapat meresahkan masyarakat dan berpotensi merusak persatuan bangsa,” kata Mukhammad Misbakhun melalui siatan persnya yang diterima di Jakarta, Sabtu (3/3) malam.

Menurut Misbakhun informasi hoax dan ujaran kebencian banyak disebarkan melalui media sosial seperti facebook, twitter, instagram, hingga grup-grup whatsapp terutama yang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo. Apalagi saat ini, kata dia, adalah tahun politik dimana akan diselenggarakan pilkada serentak tahun 2018 dan pemilu serentak tahun 2019.

Selengkapnya

LEAVE A REPLY